Radio Minang Saiyo Online

Kamis, 23 Mei 2013

Tim Sarimuda demo ke KPUPalembang, Minta KPU Konsisten




PALEMBANG - Perjuangan yang dilakukan pendukung pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Palembang H Sarimuda-Nelly Rasdiana belum surut untuk mendatangi kantor KPU Palembang. Di hari kedua aksinya, ratusan massa pendukung Sarimuda melakukan aksi long march dari Jalanl Demang Lebar Daun menuju kantor KPU Palembang. Kedatangan peserta aksi dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI Kamis (23/05/2013).

Andi, koordinator aksi jalan kaki menuju kantor KPU mengatakan bahwa pihaknya menuntut KPU agar suara rakyat benar-benar diperhatikan dan dituntut untuk jujur dan adil. "Kami menuntut suara rakyat kota Palembang yang sudah dirampok, KPU harus tetap konsisten untuk menetapkan pasangan Sarimuda-Nelly menjadi pasangan wali kota dan wakil walikota terpilih,” ungkapnya. Ia menambahkan simpatisan dan pendukung Sarimuda-Nelly Rasdiana memang benar-benar ingin menyuarakan keadilan. "

Kapolresta Palembang Kombes Pol Drs Sabaruddin Ginting SIk turun langsung meninjau aksi demo yang kedua kalinya yang dilakukan oleh simpatisan dan pendukung Sarimuda-Nelly Rasdiana. Koordinator aksi demo Sani Badry menyatakan bahwa pihaknya berjanji akan melakukan aksi damai dan tertib.“Kami tidak akan anarkis, kami hanya ingin menyampaikan tuntutan kepada KPU," ujarnya

Sementara itu Sekitar 12 orang perwakilan tim dari pasangan Sarimuda-Nelly Rasdiana, melakukan negoisasi dengan pihak KPU Palembang, terkait adanya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) di ruang rapat KPU Palembang.Dalam petemuan yang dipimpin Ketua KPU Palembang, Eftiyani yang didampingi kuasa hukum KPU Palembang, Alamsyah Hanafiah. Sedangkan dari tim Sarimuda-Nelly di pimpin Sani Badri. Tim Sarimuda, kembali meminta kepada KPU Palembang untuk tidak melakukan pleno dan menetapkan cawako terpilih hasil keputusan MK. Akan tetapi menetapkan Sarimuda-Nelly sebagai kepala daerah terpilih. "Kami merasa dirampok oleh MK, tapi meminta KPU bijak atas keputusan MK. Jangan sampai Palembang menjadi seperti Palopo," ujar salah satu tim Sarimuda-Nelly.

Sementara Eftiyani sendiri, mengatakan kepada perwakilan tim Sarimuda-Nelly, akan menampung masukan dari mereka dan menjadi bahan kajian bagi mereka sebelum menetapkannya."Kita akan tanpung aspirasi, dan akan menjadi kajian bagi kami, karena sampai saat ini kami belum ambil keputusan. Karena masih ambil dulu data-data yang ada untuk memutuskannya," ujar Eftiyani.

Kemudian Sekitar pukul 17.00 massa pendukung dan simpatisan Sarimuda-Nelly Rasdiana tersebut membubarkan diri secara tertib dan damai, demo berlangsung damai dan aman kendati demikian hari ini masa pendukung dan simpatisan Sarimuda-Nelly masih akan melakukan aksi demo, diketahui sebelumnya mereka sudah meminta izin kepada kapolresta untuk melakukan aksi demo di KPU selama tiga hari.


Sedangkankan sebelumnya Selasa (21/05/2013) tim pemenangan Romi-Harno meminta agar KPU Palembang segera menjalankan hasil putusan Mahmaka Konstitusi karena berdasarkan putusan MK bahwa hasil gugatan keberatan penghitungan suara yang kembali di hitung ulang di 5 TPS yang menjadi keberatan timses Romi-Harno.
Tim kuasa hukum Romi Harno, M Ridwan Saiman mengatakan putusan  bulat dan objektif karena hakim MK sepakat memutuskan pasangan Romi-Harno menang dengan keunggulan 23 suara dari pasangan Sarimuda-Nelly.
 "Keputusan MK ini final sehingga tidak ada upaya hukum lanjutan berupa keberatan yang mungkin bakal diajukan pasangan Sarimuda-Nelly pasca penetapan MK ini," ujar Ridwan dalam konfrensi pers dengan wartawan di rumah Romy Herton.(*)